Ini adalah analisa saya mengenai suku bangsa yang penuh kontroversi, yakni suku Yahudi. Alasan mengapa saya menganalisa suku yahudi adalah karena pendiri Google adalah keturunan yahudi, dan saya ngefans banget dengan google. Google adalah salah satu sumber informasi elektronik terbesar sedunia!!! Google, dari semua untuk semua!!! Saya rasa Google adalah salah satu media paling bermanfaat sedunia. Selain google, hasil dari pemikiran yahudi yang booming contohnya : microsoft, facebook, dll.Yahudi.. yahudi yang dimaksud disini adalah suku, bukan semata mata bangsa israel, namun suku yang telah menyebar dan melanglang buana ke seluruh penjuru bumi. Entah mengapa, dari semua suku yang tersebar mereka memiliki sifat positif yang hampir sama, yakni gemar mengedepankan dan memanfaatkan otak. Artinya suku yahudi bukanlah orang orang yang hanya menginginkan kekayaan harta, namun yang pasti mereka adalah orang orang yang gemar belajar sehingga mereka merasa kaya ilmu. Di israel ada daerah miskin(bukti bahwa tidak semua yahudi kaya), memiliki keunikan dimana mereka yang rata rata penduduk miskin, namun untuk masalah IQ tidak kalah dengan orang yang berpendidikan untuk usia yang sama jika dibandingkan dengan suku non yahudi.
Dalam Al Quran, telah disebutkan bahwa suku yahudi telah diberkati kecerdasan alami oleh Tuhan. Kecerdasan yang mereka dapatkan sebenarnya bukan karena apa yang mereka makan, bukan karena gizi saat ibu melahirkan, namun karena DNA. Tentang metode pembelajaran dan metode lain suku yahudi yang dapat membuat mereka cerdas hanyalah sebagai sarana dan pemoles ketrampilan serta sarana penjurusan ilmu agar mereka dapat menjadi orang yang tepat di tempat yang layak.
Dalam kehidupan keseharian, seorang yahudi lebih menggunakan rasio dan logika manusiawi dalam menjalankan kegiatan serta menilai hasil karya dan menilai individu lain. Rasio dan logika akan menimbulkan sifat dan sikap ingin menyempurnakan jika ada yang kurang, dan ingin berinovasi jika sistem yang sebelumnya telah sempurna. Ada 2 tipe pembelajaran, yang pertama yakni dari membaca pengalaman orang lain kemudian dipraktikan, kemudian yang kedua melihat, mengamati, menyimpulkan, mencari celah, kemudian mencoba merevisi. Bentuk dari aktifitasnya adalah langsung menuju ke otak, kemudian dirasiokan oleh otak dalam bentuk sebuah jalan keluar yang positif. Karena tidak terlalu menyukai hal hal yang standar, mereka mencoba berinovasi sehingga menghasilkan sesuatu yang beda dengan yang lain. Hasil karya yang terbaik dan berbeda, itulah kebahagiaan menurut yahudi. Jika seorang yahudi adalah seniman, maka dia ingin seninya dikagumi banyak orang, jika dia seorang pengajar akademisi maka dia ingin menjadi orang yang dapat mendidik banyak orang sukses, jika CEO maka dia ingin apa yang telah diusahakanya benar benar profitable, dll. Inilah sisi positif suku yahudi, mereka selalu berusaha baik kepada setiap orang, cinta damai, suka dengan kenyamanan, mereka selalu membimbing semua orang agar tidak terjerumus, mereka logis, mereka sensitif dan tanggap, mereka nalar, mereka juga menjunjung nilai nilai keTuhanan, kemudian mereka juga diberkati tingkat kesabaran yang tinggi.
Diatas adalah sisi positif dari keturunan suku yahudi, kemudian berikut ini adalah sisi lain dari yahudi yang cukup buruk dan bahkan amat buruk, yakni : ketika yahudi kehilangan kesabaranya, mereka sabar karena mereka memaklumi seraya berkeyakinan Tuhan pasti akan membalasnya, namun saat bersabar malah masih ditempa oleh rival masalah yang amat mengusik sisi kenyamanan. Maka berikutnya pasti si yahudi akan membasmi “tanpa pandang bulu” sosok yang membuat mereka tidak nyaman, jika ada pelindung sosok tersebut, yahudi akan menganggap pelindung sosok juga sebagai sasaran pembasmian. Pembasmian terhadap sosok dimaksudkan agar sosok tersebut mengaku bersalah atas apa yang dilakukan selama ini. Yahudi menilai semua hal yang mereka lakukan entah itu tanpa pandang bulu (membabibuta) adalah untuk pesan moral, tidak lebih(bukan materi, atau sisi duniawi lain).
Suku yahudi memang logis, rasional dan manusiawi, namun setiap individu memiliki tingkat logis, rasional dan manusiawi sendiri sendiri, masing masing diantara mereka memiliki sifat individualisme yang berbeda. Misal ada 2 yahudi di blok yang berbeda dengan 1 bidang usaha yang sama, maka mereka tetap akan bersaing hantam hantaman untuk menjadi yang terbaik di bidangnya. Jika keduanya telah menjadi juara dan runner up, persaingan 2 blok tersebut dapat mengakibatkan bidang tersebut tidak akan dapat terkejar oleh blok yang 3, alias perkembangan pesaing akan menuai keterlambatan.
Yahudi memiliki sifat perfeksionisme yang kental, dimana mereka ingin segala hal yang dipandangnya terlihat sempurna secara rasional. Hal seperti ini umumnya susah diterima oleh pihak pihak lain, hal seperti inilah yang membuat yahudi dibenci, mereka minoritas namun mereka punya keyakinan akan sebuah perubahan yang pihak pihak lain menganggapnya mustahil.
Tahukah anda? bahwa setiap anda menggunakan facebook mobile atau jika tidak anda menggunakan browser komputer kemudian tidak mengklik iklan maka sesungguhnya anda telah disumbang oleh pihak facebook.
Tahukah anda? bahwa setiap website termasuk facebook membutuhkan hosting & bandwith yang harganya bukan main mahalnya(untuk website sekelas facebook). Apakah selama ini anda membayar kepada facebook? Anda tidak pernah membayar, bagaimana Mark bisa bertengger di urutan Orang Terkaya Termuda seDunia??
Mengapa Bill Gates melunakkan pembajakan Microsoft?
Tahukah anda ternyata Google selain sebagai sumber informasi terbesar di dunia juga merupakan tempat untuk memperoleh sumber penghasilan yang terbaik di dunia?
Tahukah alasan mengapa Gus Dur sangat favorit di Indonesia padahal beliau kontroversional?
edukasi.kompasiana.com















2 komentar:
Yahudi bukan suku. Yahudi adalah agama, para penganutnya disebut orang2 yahudi.
saya blm pernah mendengar bahwa dalam al quran disebutkan bahwa suku yahudi telah diberkati kecerdasan alami oleh Tuhan, akan tetapi ada disebut Bani Israil sebuah kaum yang telah dilebihkan oleh Allah SWT dari kaum yang.. sekali lagi BUKAN YAHUDI...!
Tidak ada bukti2 otentik yang dapat menjamin bahwa Bani Israil dahulu (yg disebut dalam Al quran) adalah Yahudi yang sekarang.
dan semua pertanyaan2 yang tercantum di akhir artikel ini hanya mempunyai satu jawaban sederhana....
Di dunia ini tidak ada yang gratis selain pemberian dari ALLAH SWT saja.
semua kebaikan Yahudi itu hanya punya satu tujuan :
agar anda2 menjadi "ketergantungan" terhadap produk2 mereka (YAHUDI INTERNASIONAL/ZIONIS)
melalui ketergantungan tsb mereka harapkan agar sebanyak mungkin ummat manusia dapat disatukan dalam satu sistem dan tatanan buatan mereka, atau lebih dikenal dengan "ONE WORLD ORDER"
jangan heran atas kebaikan mereka, itu hanya proses untuk merubah jati diri orang2 yang tidak sepaham agar perlahan2 berubah jadi sepaham, proses yang telah berjalan lama. ya mereka orang yg sangat bersabar... mereka akan berupaya terus dan terus sampai sampai tujuan mereka tercapai.
ONE WORLD ORDER, jangan kira bergabung didalamnya anda akan menjadi orang yang dihargai, anda hanya akan dengan senang hati menjadi budak "expendable" tanpa anda sadari.
yahudi memang agama... dan agama yahudi . yahudi tidak dapat terlepas dari israel. karena israel ada oleh karena yahudi.. bani israel sangat memperhatikan silsilah keturunan... jadi bisa dilihat mereka berasal dari keturunan siapa (gak semuanya seh).. jadi bisa dipastikan yahudi skarang adalah keturunan bani israel yg dulu
Poskan Komentar